Tutorial Terbaru

Cara Install Ubuntu dan yang Harus Dilakukan Setelah Install

cara-install-ubuntu

Cara Install Ubuntu dan yang Harus Dilakukan Setelah Install – Ubuntu adalah salah satu distro yang sangat umum digunakan, baik bagi pemula atau pengguna baru Linux ataupun pengguna lama. Alasan mereka bervariasi, tetapi pada umumnya karena lebih mudah dan lebih nyaman digunakan. Ubuntu sendiri memiliki dua versi yaitu Desktop dan Server. Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang cara install Ubuntu versi Desktop. Bagi anda yang baru mengenal Ubuntu, Cara instal Ubuntu yang saya sajikan ini sangat cocok bagi anda.

Ubuntu yang akan saya jadikan tutorial adalah Ubuntu 16.04 LTS Xenial Xerus yang baru saja rilis pada 21 April 2016. Apakah maksud dari LTS version? Dari kata LTS sendiri yaitu Long Term Support, maksudnya yaitu versi Ubuntu yang mendapat dukungan dalam waktu panjang sampai tahun 2021. Seperti halnya versi Ubuntu 14.04 juga mendapat dukungan sampai tahin 2019.

Langkah-langkah Cara Install Ubuntu 16.04 LTS

Siapkan terlebih dahulu file ISO dari Ubuntu 16.04 LTS. Buatlah bootable flasdisk yang berisi ISO Ubuntu tersebut. Berikut caranya:

Setelah semua persiapan sudah selesai dan siap, masukkan media instalasi dan booting menggunakan media instalasi tersebut. Tunggu sebentar dan akan diberi pilihan try atau install. Pilihlah Try, kemudian anda akan disuguhkan tampilan seperti berikut.

cara-install-ubuntu-1

Tampilan tersebut adalah tampilan Live Ubuntu, disana anda dapat melihat dan mencoba fitur-fitur yang disediakan.

Langkah Cara Install Ubuntu selanjutnya, pilihlah ikon Install Ubuntu. Kemudian akan disajikan tampilan seperti berikut.

cara-install-ubuntu-2

 

Ikutilah langkah-langkah seperti gambar dibawah.

 

cara-install-ubuntu-3

Pilihlah opsi “Something else” untuk mengatur partisi harddisk.

cara-install-ubuntu-4

Selanjutnya Anda masuk ke bagian partisi harddisk, kli “New Partition Table” untuk membuat partisi baru. Selanjutnya klik saja Continue.

cara-install-ubuntu-5

Pertama Anda akan membuat partisi untuk swap, pilih partisi yang masih kosong kemudian klik tombol “+”. Atur seperti gambar di bawah ini. Untuk sizenya sebanyak 2 kali ukuran RAM. Use as ganti ke swap. Klik Ok.

cara-install-ubuntu-6

Akan muncul partisi swap di table partisi Ubuntu. Selanjutnya pilih partisi kosong, klik tombol “+”.

cara-install-ubuntu-8

Ikuti seperti gambar di bawah ini. Pilih Mount point “/” untuk root. Klik Ok.

cara-install-ubuntu-9

Kemudian klik Install Now. Kalau muncul pemberitahuan partisi, klik Continue.

cara-install-ubuntu-10

Pilih lokasi Anda, kemudian Klik Ok.

cara-install-ubuntu-11

Pilih Keyboar Layout, kemudian klik Continue.

cara-install-ubuntu-12

Kemudian isi nama, username dan password. Klik Continue.
NB: Jangan pernah lupakan Password

cara-install-ubuntu-13

Proses instalasi dimulai dan tunggu saja prosesnya sampai selesai. Proses akan memakan waktu beberapa menit.

cara-install-ubuntu-14

Setelah prosses selesai, akan ada notifikasi dan pilihlah tombol “Restart Now”.

cara-install-ubuntu-15

Selamat! Instalasi selesai. Selanjutnyasaya akan membahas apa saja yang harus dilakukan setelah install Ubuntu.

Hal Yang Perlu Dilakukan Setelah Install Ubuntu

Setelah menginstall Ubuntu, ada beberapa hal yang perlu anda lakukan untuk menjadikan sistem operasi Ubuntu milik Anda menjadi benar-benar siap dipakai untuk berbagai keperluan anda, dan semua itu sifatnya tergantung pada kebutuhan anda. Namun, berikut saya ulas hal-hal yang mungkin anda perlukan untuk menjadikan Ubuntu menjadi Ubuntu yang anda butuhkan dan inginkan.

Hal Yang Perlu Dilakukan Setelah Install Ubuntu

1. Telusuri segala hal yang baru dari Ubuntu

Dianjurkan bagi anda jika belum mengerti apa saja yang baru dari rilis Ubuntu yang anda pakai dari versi Ubuntu sebelumnya. Anda dapat mengetahui fitur-fitur barunya di situs resmi Ubuntu atau dari situs-situs terpercaya lainnya.

2. Check Update Terakhir yang Tersedia

Menurut saya, ini merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan setelah install Ubuntu. Penting bagi anda untuk menjaga sistem yang Anda gunakan tetap up-to-date guna menjaga performa dan keamanannya. Selain untuk menginstall apliaplikasi-aplikasi yang Anda butuhkan pertama kali setelah install Ubuntu Anda memang harus melakukan check update atau update reposiroty terlebih dahulu. Untuk melakukan check update pada Ubuntu dapat Anda lakukan dengan cara menjalankan perintah -sudo apt update-, setelah itu apabila terdapat update yang tersedia dapat Anda install dengan menjalankan perintah sudo apt dist-upgrade.

Selain menggunakan terminal, anda juga bisa melakukkannya dengan menjalankan “Software Updater”. Setelah itu Anda akan diminta konfirmasi untuk menginstall update tersebut atau tidak.

3. Install Codec Multimedia Ubuntu (Ubuntu Restricted Extras)

“Ubuntu restricted extras” merupakan sebuah paket yang berisi beberapa codec yang belum dimasukkan pada system Ubuntu secara default karena masalah legalitas di beberapa negara. Untuk itu, Ubuntu tidak memasukkan beberapa codec tersebut ke dalam sistem mereka. Namun pihak Ubuntu sendiri menyediakan paket yang dinamakan Ubuntu Restricted Extras tersebut secara terpisah, sehingga pengguna dapat menginstall paket tersebut. Perlu diketahui paket ini aman digunakan, setelah menginstallnya Anda dapat memutar format multimedia seperti MP3, MP4, MKV, AVI dan lain-lain. cara installnya pun sangat mudah, anda hanya perlu mengetukkan pada terminal sudo apt install -ubuntu-restricted-extras. Tunggu prosesnya dan paket telah terinstall.

4. Install Propietary Driver

Ubuntu telah mendukung sebagian besar Graphic Card Nvidia dan Intel dengan memberi anda pilihan untuk menggunakan driver open source atau driver propietary yang disediakan perusahaan hardware masing-masing. Dianjurkan untuk mendapatkan performa terbaik dari sistem Ubuntu anda, anda bisa menggunaka driver propietary yang tersedia untuk perangkat yang anda gunakan. Hal ini menjadi cukup penting terutama jika anda ingin menjalankan Software yang membutuhkan kinerja grafis yang baik seperti Blender, ataupun bermain game dengan Steam.

Untuk menginstall propietary driver yang tersedia silakan ikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Buka dan jalankan ‘Software & Updates’ melalui Unity Dash
2. Klik pada tab ‘Additional Drivers’
3. Klik, ceklist pada driver yang ingin anda install, ikuti setiap instruksi yang muncul, kemudian klik “install and apply any changes”

5. Install Unity Tweak

Unity Tweak adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan anda untuk mengatur Unity seperti memindahkan posisi Unity Launcher, mengatur posisi menu bar, mengubah ukuran icon pada Unity Launcher, mengganti tema dan ikon, dll dengan mudah dan tanpa harus menjalankan perintah melalui command line. Unity Tweak tersedia pada reposiroty Ubuntu, untuk menginstallnya anda bisa mencari melalui Ubuntu Software atau mengetikkan perintah sudo apt install unity-tweak.

6. Menentukan Posisi Unity Launcher

Setelah menginstall Unity Tweak Tool, anda dapat mengatur berbagai pengaturan pada Desktop Unity Anda. Pada Ubuntu ini Anda dapat mengubah posisi Unity Launcher pada sisi kiri atau sisi bawah desktop Anda. Untuk menentukan posisi tersebut bisa Anda lakukan melalui Unity Tweak Tool dengan pada bagian Unity > Launcher > Posistion, lalu pilih ‘Left’ atau ‘Bottom’. Anda juga bisa mengaturnya menggunakan command diterminal menggunakan perintah gsettings set com.canonical.Unity.Launcher launcher-position Bottom

7. Mengaktifkan fitur Minimize on Click pada Unity Launcher

Secara default, ketika Anda klik pada salah satu icon pada Unity Laucher akan membuka atau menjalankan aplikasi yang Anda klik icon-nya tersebut. Akan tetapi saat Anda tidak bisa me-minimize aplikasi yang baru saja Anda jalankan dengan klik kembali pada icon yang sama.

Untuk melakukkannya Anda perlu mengaktifkan fitur Minimize on Click pada Unity Laucher melalui Unity Tweak Tool pada bagian Unity > Launcher > Minimize single window application on click. Atau anda juga dapat mengaktifkannya dengan menjalankan perintah :

gsettings set org.compiz.unityshell:/org/compiz/profiles/unity/plugins/unityshell/ launcher-minimize-window true

8. Tentukan posisi app menu muncul

Secara default, app menu atau menu bar pada Ubuntu berapa pada top panel Unity dan tersembunyi secara otomatis setelah beberapa detik. Menu ini akan muncul jika anda mengarahkan cursor mouse anda ke atasnya.

Ubuntu menyediakan pilihan pada System Settings > Appearance yang memungkinkan anda untuk menentukan dimana posisi dari App Menu atau menu bar ini akan muncul.Jika anda ingin menu bar tersebut muncul pada window aplikasi yang anda jalankan, silakan ikuti langkah berikut ini:

1. Buka ‘System Settings > Appearance’
2. Pilih tab ‘Behavior’
3. Temukan bagian berjudul: ‘Show the Menus for a Window’
4. Checklist (click) lingkaran disamping ‘In the window’s title bar’
Anda juga dapat membuat menu bar selalu tampak dengan mengikuti langkah dibawah ini:

1. Buka ‘System Settings > Appearance’
2. Pilih tab ‘Behaviour’
3. Temukan bagian berjudul: ‘Menus visibility’
5. Checklist (click) lingkaran disamping ‘Always displayed’

9. Install berbagai aplikasi yang anda butuhkan

Tidak semua aplikasi yang anda butuhkan terisntall secara default pada sistem Ubuntu dan juga tersedia pada Ubuntu Software. Faktanya begitu banyak aplikasi linux yang bagus berada diluar repository utama Ubuntu. Anda dapat menginstall beberapa aplikasi tersebut dengan cara mengunduh file installer .deb nya sendiri.Untuk menginstall paket berekstensi .deb, anda dapat mengikuti tutorial yang sudah pernah saya tulis sebelumnya, di sini.Selain itu, berikut daftar aplikasi yang saya rekomendasikan untuk anda install pada Ubuntu anda :

Google Chrome – Web browser with built-in, up-to-date Flash for Linux
Nylas N1 – A modern, stylish email client
Dropbox – Cloud storage service
Spotify for Linux – Music streaming service
Lightworks Free – Professional non-linear video editor
Viber – Cross-platform Skype alternative
Vivaldi – Developer focused web browser
Xtreme Download Manager – Download Manager Open Source, sejenis IDM untuk linux.
Steam – Game distributors, install, manage, and play a lot of games.

10.Kustomisasi tampilan Ubuntu sesuka hati Anda

Jika anda merasa kurang suka dengan tampilan default Ubuntu atau ingin suasana yang lebih fresh pada tampilan desktop anda, anda bisa mengubah tampilan desktop Ubuntu 16.04 LTS sesuka hati anda. Anda bisa mengganti icon, GTK Themes, Install aplikasi widget seperti Conky, atau bahkan menginstall Desktop Environment lain seperti XFCE, LXQt, Cinnamon, dsb.

Untuk mengkustomisasi tampilan Ubuntu seperti mengubah icon atau GTK Themes, saya merekomendasikan situs Noobslab.com. Situs tersebut menyediakan berbagai Icon pack, GTK Themes, Conky, beserta tutorial cara instalasinya. Selain menyediakan berbagai icon packs, GTK Themes, Conky, dan berbagai macam hal untuk kustomisasi tampilan, pada situs tersebut juga terdapat info mengenai berbagai software menarik yang mungkin dapat meningkatkan produktifitas anda dengan Ubuntu.

Sepuluh cara diatas merupakn beberapa hal yang sangat perlu anda lakukan setelah menginstall Ubuntu. Semoga bermanfaat. Indahnya Berbagi!!

Cara Install Ubuntu dan yang Harus Dilakukan Setelah Install | Rian | 4.5
error: Content is protected !!